Membuat Aplikasi Sistem Pakar Menggunakan Visual Basic 2008 – Access 2007

Pengertian Sistem Pakar

Sistem pakar (Expert System) merupakan sebuah sistem berbasis komputer yang menggunakan pengetahuan, fakta dan teknik penalaran yang dimiliki manusia sebagai pakar yang tersimpan di dalam koputer, dan di gunakan untuk menyelesaikan masalah yang lazimnya memerlukan pakar tertentu (Martin dan Oxman, 1998).
Menurut Muhammad Arhami (2005), definisi sistem pakar adalah orang yang mempunyai keahlian dalam bidang tertentu, yaitu pakar yang mempunyai knowledge atau kemampuan khusus yang orang lain tidak mengetahui atau mampu dalam bidang yang dimilikinya.

Ciri-ciri Sistem Pakar

Ciri-ciri sistem pakar adalah sebagai berikut : (Kusrini, 2006)
a. Terbatas pada bidang yang spesifik
b. Dapat memberikan penalaran untuk data-data yang tidak lengkap atau tidak pasti.
c. Dapat mengemukakan rangkaian alasan yang diberikannya dengan cara yang dapat dipahami.
d. Berdasarkan pada rule atau kaidah tertentu.
e. Dirancang untuk dikembangkan secara bertahap.
f. Outputnya bersifat nasihat atau anjuran.
g. Output tergantung dari dialog dengan user.
h. Knowledge base dan interface engine terpisah.

Keuntungan dan Kelemahan Sistem Pakar

Secara garis besar, banyak manfaat yang dapat diambil dengan adanya sistem pakar, antara lain (Ari Fadly, 2003) :
1. Memungkinkan orang awam bisa mengerjakan pekerjaan para ahli.
2. Bisa melakukan proses secara berulang secara otomatis.
3. Menyimpan pengetahuan dan keahlian para pakar.
4. Meningkatkan output dan produktivitas.
5. Meningkatkan kualitas.
6. Mampu mengambil dan melestarikan keahlian para pakar (terutama yang termasuk keahlian langka).
7. Mampu beroperasi dalam lingkungan yang berbahaya.
8. Memiliki kemampuan untuk mengakses pengetahuan.
9. Memiliki reliabilitas.
10. Meningkatkan kepabilitas sistem komputer.
11. Memiliki kemampuan untuk bekerja dengan informasi yang tidak lengkap dan mengandung ketidakpastian.
12. Sebagai media pelengkap dalam penelitian.
13. Meningkatkan kapabilitas dalam penyelesaian masalah.
14. Menghemat waktu dalam pengambilan keputusan.

Selain memiliki beberapa keuntungan, sistem pakar juga memiliki beberapa kelemahan, antara lain :
1. Biaya yang diperlukan untuk membuat dan memeliharanya sangat mahal.
2. Sulit dikembangkan. Hal ini tentu saja erat kaitannya dengan ketersediaan pakar dibidangnya.
3. Sistem Pakar tidak 100% bernilai benar.

Selanjutnya tahapan dalam merancang dan membuat aplikasi sistem pakar maka kita harus membuat suatu kerangka kerja agar proses pembuatan tersebut berjalan dengan lancar dan baik dengan tahapan :

1. Identifikasi Masalah
Pada tahap ini dirumuskan masalah yang akan menjadi objek penelitian. Perumusan masalah dilakukan untuk menentukan masalah apa saja yang terdapat pada objek penelitian serta memberikan batasan dari permasalahan yang akan diteliti.

2. Analisa Permasalahan
Langkah analisa masalah adalah langkah untuk dapat memahami masalah yang telah ditentukan ruang lingkup atau batasannya, dengan menganalisa masalah yang telah ditentukan tersebut, maka diharapkan masalah dapat dipahami dengan baik. Teknik analisis yang digunakan dapat dilakukan dengan beberapa tahap berikut:
a. Tahap identify yaitu: mengidentifikasi permasalahan yang terjadi.
b. Tahap understand yaitu: memahami lebih lanjut tentang permasalahan yang ada dengan cara melakukan pengumpulan data yang dibutuhkan.
c. Tahap analyze yaitu: mencari kelemahan-kelemahan sistem yang ada dan mengumpulkan informasi tentang kebutuhan-kebutuhan lebih lanjut yang diperlukan oleh pemakai.

3. Studi Pustaka
Berdasarkan pemahaman dari masalah, maka ditentukan tujuan yang akan dicapai dari penulisan ini. Pada tujuan ini ditentukan target yang dicapai, terutama yang dapat mengatasi masalah-masalah yang ada. Setelah masalah dianalisa, maka dipelajari literatur yang berhubungan dengan permasalahan. Kemudian literatur-literatur yang dipelajari tersebut diseleksi untuk dapat ditentukan literatur mana yang akan digunakan dalam penelitian.

4. Pengumpulan Data
Dalam tahap pengumpulan data dilakukan beberapa cara yaitu :
a. Observasi
Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan langsung terhadap obyek penelitian serta melakukan .
b. Literatur
Pengumpulan data, baik data primer maupun data sekunder dilakukan dengan mengumpulkan referensi-referensi dari artikel, buku, jurnal, makalah dan karya tulis lainnya yang berhubungan di mana semua data tersebut sangat dibutuhkan dalam penelitian sebagai bahan guna menunjang penelitian yang dilakukan.

5. Pemilihan Teknik Yang Digunakan
Tahap ini bertujuan untuk menentukan teknik yang digunakan dalam perancangan sistem. Metode yang digunakan adalah metode forward chaining dengan cara merepresentasikan masalah ke dalam basis pengetahuan (knowledge base), penalaran maju digunakan untuk mendiagnosa secara runut agar penyebab kerusakan dan solusi dapat dihasilkan secara baik dan tepat.

Perancangan Sistem
Setelah menentukan teknik/metode yang akan digunakan maka tahap selanjutnya adalah merancang sistem. Pada perancangan sistem akan dilakukan beberapa kegiatan sebagai berikut :
1. Membuat rule – rule yang dibutuhkan
2. Membuat aturan inferensi
3. Representasi pengetahuan, dan kegiatan-kegiatan lain yang mendukung terbentuknya rancangan dari sistem.
sistem yang dibutuhkan untuk membangun sistem pakar ini adalah :
1. Laptop atau komputer minimal pentium IV
2. Program Visual Basic 2008 untuk membuat antar muka program sistem pakar
3. Microsoft Office 2007
4. Kebutuhan input berupa ciri dan jenis kerusakan
5. Kebutuhan output sistem berupa solusi agar dapat dimengerti oleh pengguna sistem pakar.

Perancangan Database

Dalam pemilihan database kita dapat memilih menggunakan MySql ataupun Access yang umum digunakan, Access dipilih karena sudah terdapat pada Microsoft Office 2007, berbeda jika kita ingin menggunakan MySQL, maka kita harus menginstalnya terlebih dahulu ke dalam komputer atau laptop.

Diagram Relasi Antar Tabel Sistem Pakar

 

Perancangan Flowchart Sistem

 

Bekerja Dengan Microsoft Visual Basic 2008

Dalam membuat aplikasi sistem pakar kita dapat memilih program selain Microsoft Visual Basic 2008 tersebut, sebut saja misalkan Java, PHP, Delphi, Dll.

  Tampilan program Visual Basic 2008

Membuat Desain Antar Muka Program Sistem Pakar

Terakhir, agar aplikasi Sistem Pakar yang kita inginkan tersebut tercipta maka dibutuhkan suatu semangat, usaha yang pantang menyerah dan kesabaran.

About billy

Mengalir Seperti Air, Tetapi Mengalir Dengan Deras!
This entry was posted in Script Program. Bookmark the permalink.

4 Responses to Membuat Aplikasi Sistem Pakar Menggunakan Visual Basic 2008 – Access 2007

  1. edi says:

    bg bleh minta source kode sebagai referensi?

    • billy says:

      Kan sudah disertakan, silahkan didownload, hanya sample data gempanya saja saya sertakan, selainnya file SHP nya tetap berfungsi

  2. Lesmardin says:

    Gimana caranya mau downloadnya mas
    mau belajar buat sistem pakar di vb.net

    • billy says:

      Tidak ada link downloadnya, ada beberapa hal yang harus dilakukan :
      1. VB.NET (Vusual Basic 2008 hanya mensupport s/d database access 2003)
      2. Visual Basic 2008 lebih ringan daripada visual basic 2010(Jauh beda)
      3. Install Crystal Report untuk membuat tampilan/laporan

      Saya juga banyak belajar dari tutorial-tutorial online, Youtube misalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>